Salah satu kebijakan yang berkaitan dengan pengelolaan energi nasional adalah subsidi dalam program konversi minyak tanah menjadi Liquefied Petroleum Gas (LPG). LPG adalah gas hidrokarbon yang dicairkan dengan tekanan untuk memudahkan penyimpanan, pengangkutan, dan penanganannya yang pada dasarnya terdiri atas propana, butana, atau campuran keduanya. Substitusi penggunaan minyak tanah ke LPG ini dilakukan oleh pemerintah dalam rangka untuk menjamin penyediaan dan pengadaan bahan bakar di dalam negeri dan mengurangi subsidi bahan bakar minyak guna meringankan beban keuangan negara.

Pada awal program konversi LPG 3 Kg dilaksanakan, peruntukkan penyediaan dan pendistribusian LPG 3 Kg hanya bagi rumah tangga dan usaha mikro. Namun, seiring dengan meningkatnya permintaan terhadap LPG 3 Kg dan dalam rangka menjamin ketahanan energi nasional serta meningkatkan kesejahteraan nelayan kecil, maka dilakukan diversifikasi energi berupa penyediaan dan pendistribusian LPG untuk kapal perikanan bagi nelayan kecil.

Permasalahan yang akan dibahas dalam tulisan hukum ini yaitu:

  1. Bagaimana tata cara penyediaan anggaran, penghitungan, pembayaran, dan pertanggungjawaban dana subsidi LPG Tabung 3 KG
  2. Bagaimana penyediaan dan pendistribusian LPG tabung 3 KG bagi rumah tangga dan usaha mikro?
  3. Bagaimana penyediaan, pendistribusian, dan penetapan harga LPG tabung 3 KG untuk kapal perikanan bagi nelayan kecil?

UNDUH…

 


Disclaimer:

Seluruh informasi yang disediakan dalam Tulisan Hukum adalah bersifat umum dan disediakan untuk tujuan pemberian informasi hukum dan bukan merupakan pendapat instansi.