Pemerintah masih mencari opsi untuk menambal defisit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Hal ini dilakukan karena pemerintah tidak lagi memberikan Penyertaan Modal Negara (PMN) di program tersebut.

Direktur Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Direktorat Jenderal (Ditjen) Anggaran Kementerian Keuangan (Kemkeu) Kunta Wibawa Dasa Nugraha mengatakan pemerintah akan mengalokasikan Rp3,6 triliun untuk menambal defisit BPJS Kesehatan, yang diambil dari pos belanja lain-lain di APBN-Perubahan 2017 ini. “Tinggal Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) nya dikeluarkan, mungkin awal tahun bisa dikeluarkan. Tapi belum pasti juga,” kata Kunta.

UNDUH…