Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan resmi dapat mengakses data perpajakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Untuk kali ini, baru PT Pertamina (Persero) yang sukarela memberikan aksesnya atau menjadi BUMN pertama yang diintip pajaknya. Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan integrasi data perpajakan antara Ditjen Pajak dengan perusahaan pelat merah ini sudah dibicarakan sejak tahun 2010.

“Saya mendengar cerita ini pemikirannya sejak 2010, tapi akhirnya bisa terealisasi sekarang, dan tentunya sangat senang dan bersemangat karena Pertamina perusahaan terbesar BUMN, yang akan memulai aktivitas ini yang menandakan harapan kami bahwa pembayaran pajak kami tepat waktu dan benar,” kata Rini.

UNDUH…