Harapan sejumlah investor untuk mendapat tax holiday, hingga saat ini masih terhambat. Hal ini karena sistem aplikasi tax holiday pada sistem Online Single Submission (OSS) belum selesai. Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Tax Center Ajib Hamdani mengatakan, kendala pengusaha untuk mendapatkan fasilitas tax holiday juga disebabkan belum optimalnya OSS ketika terhubung dengan instansi teknis. Hal ini pun menjadi perhatian Hipmi sejak awal.

Ajib berpendapat bahwa hal-hal teknis perlu dikoordinasikan secara optimal oleh setiap instansi terkait, termasuk Direktorat Jenderal Pajak. “Karena OSS ini membuat konektivitas dengan semua instansi teknis. Dalam konteks ke Ditjen Pajak, jangankan tax holiday, untuk pembuatan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) saja masih belum full connect. Masih ada beberapa hal teknis yang tetap secara manual diselesaikan secara langsung di instansinya,” jelas Ajib.

Selanjutnya…