Pemerintah terus mencari jalan keluar untuk menetapkan skema pembiayaan bagi proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) yang saat ini belum diputuskan. Sesuai dengan Perpres Nomor 65 Tahun 2016 tentang perubahan atas Perpres Nomor 98 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggara Kereta Api Ringan/LRT Terintegrasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi, Pemerintah memutuskan untuk membiayai proyek yang nilainya Rp23 triliun dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Namun, dalam perjalanannya, APBN dianggap tidak mampu membiayai.

UNDUH…